Asosiasi Pemain Minta Tim Transisi Jangan Asal Buat Pernyataan

0
215
views

Asosiasi Pemain Minta Tim Transisi Jangan Asal Buat Pernyataan Terbaru dari Bola Liga Asosiasi Pemain Minta Tim Transisi Jangan Asal Buat Pernyataan. Berita Sepak Bola terkini dari Bola Liga kali ini berbagi informasi bola terbaru dengan judul Asosiasi Pemain Minta Tim Transisi Jangan Asal Buat Pernyataan Sebagai tambahan Update terbaru hari ini, setelah anda membaca berita bola ini diharapkan anda bisa memberikan komentar yang sesuai atau berkaitan dengan isi berita yang kita bahas pada artikel ini, Bookmark dan tongkrongi terus halaman Bola Liga dan dapatkan bermacam berita sepak bola terbaru setiap harinya, Ok, tak perlu panjang lebar lagi berikut ini adalah ulasan lengkap dari Asosiasi Pemain Minta Tim Transisi Jangan Asal Buat Pernyataan :

JAKARTA,Bola Liga – -Ketua Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) Valentino Simanjuntak minta agar Tim Transisi tidak asal membuat komentar atau pernyataan yang masih perlu pembuktiannya.

“Ya saya sih menilai lebih baik tunjukkan dulu apa kerja mereka (Tim Transisi) dari pada membuat pernyataan yang hanya akan jadi bola panas saja,” katanya seperti dikutip dari CNN Indonesia.

Pernyataan Valentino ini menanggapi pernyataan Ketua Tim Transisi Bibit Samad Riyanto. Bibit menyatakan tengah menindaklanjuti temuan awal Tim Sembilan terkait dugaan praktik korupsi di tubuh PSSI.

Bibit mengatakan, timnya masih mendalami sejumlah informasi, data, dan dokumen yang telah diperoleh terkait dugaan praktik korupsi yang menggerogoti organisasi otoritas sepakbola tanah air itu. “Informasi awal sudah ada, tetapi kami tidak bisa banyak bicara dulu. Kami masih mendalami temuan awal terkait korupsi dan mafia itu,” kata Bibit kepada CNN Indonesia, kemarin.

Bibit menjelaskan, Tim Transisi masih butuh waktu untuk mempejalari sejumlah informasi dan berkas yang saat ini sudah mereka kantongi. Jika ditemukan bukti awal yang cukup, Tim tidak akan segan untuk menyerahkan kepada aparat yang berwenang, termasuk kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Valentino menyebut, ada baiknya Tim Transisi belajar dari FIFA. Dalam kasus korupsi yang terjadi di FIFA, FBI dan aparat hukum Swiss melakukan penangkapan besar-besaran terhadap petinggi FIFA setelah mendapatkankan bukti-bukti yang cukup. Usai penangkapan itu, baru kemudian berbagai pernyataan terkait bagaimana korupsi FIFA terjadi.

“Lebih baik begitu. Kumpulin dulu bukti, kalau cukup, lakukan penangkapan. Setelah itu baru bikin pernyataan. Jangan buat-buat pernyataan tetapi kemudian tidak ada tindak lanjutnya. Entah kemana,” tutur Valentino.

Sebagai ketua asosiasi pemain, Valentino mengaku mendukung apa yang dilakukan oleh Tim Transisi untuk membongkar praktik korupsi di PSSI atau pun mafia sepak bola. Hanya saja, Valentino menggariskan cara yang dilakukan oleh Tim Transisi untuk hak itu harus sesuai dengan hukum.

Jangan sampai, pencarian bukti-bukti melanggar hukum. “Ini kan ada praperadilan. Jangan sampai nanti sudah ada bukti mau diajukan di pengadilan, kalah lagi di praperadilan. Intinya, kami ingin Tim Transisi kerja, baru bikin pernyataan,” tuturnya.

Valentino menilai, akibat kisruh sepak bola Indonesia antara Kementerian Pemuda dan Olahraga dengan PSSI, banyak yang bilang korbannya adalah para pemain. Sayangnya, itu tidak tampak dalam tindakan yang dilakukan oleh semua pihak yang berwenang.

“Makanya, Tim Transisi hasilkan produk dulu lah. Jangan pernyataan saja. Jadi saya juga bisa meng encourage pemain untuk menyiapkan diri dan meningkatkan kemampuannya,” ujar Valentino.

Berita Bola – m | Bola Liga Sumber: Berita Bola – Terima Kasih Anda telah menyimak Berita bola berjudul Asosiasi Pemain Minta Tim Transisi Jangan Asal Buat Pernyataan semoga bisa menambah info bola anda hari ini, bagikan pada teman anda di facebook, Twitter dan lainnya supaya update Asosiasi Pemain Minta Tim Transisi Jangan Asal Buat Pernyataan bisa lebih bermanfaat. Ikuti terus halaman bolaliga dan dapatkan berbagai Berita Bola setiap harinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here