Berkomentar Rasis, UEFA Hukum Presiden FIGC

0
196
views

Bola Liga UEFA resmi menjatuhi hukuman skorsing kepada Presiden Federasi Sepakbola Italia (FIGC) atau PSSI-nya Italia, Carlo Tavecchio. Hukuman tersebut diberikan UEFA, menyusul komentar rasis yang dilontarkan pria berusia 71 tahun itu.

Tavecchio sendiri baru mendapat jabatan sebagai Presiden FIGC pada Agustus lalu, dia sukses mengalahkan pesaingnya, Demetrio Albertini. Tavecchio mendapatkan total suara sebanyak 63,63 persen, sementara Albertini meraih 33,95 persen.

Sayang, kemenangan Tavecchio itu mengundang banyak kontroversi karena ucapan rasisnya kepada pemain asing dari Afrika yang bermain di Italia. Menurutnya, para pemain dari Afrika hanya modal makan pisang sebelum menandatangani kontrak profesional dengan tim top Serie A.

“Inggris mengidentifikasi pemain yang datang dan jika mereka profesional, mereka diizinkan bermain. Berita Bola, di sisi lain, katakanlah (pemain fiksi) Opti Poba, yang telah datang ke sini, yang sebelumnya makan pisang dan kini menjadi tim utama untuk Lazio,” ucapnya seperti dikutip La Repubblica saat itu.

Meski telah meminta maaf dan lolos dari hukuman di Italia, Tavecchio tetap dinyatakan bersalah oleh UEFA. Tavecchio mendapat hukuman skorsing selama 6 bulan, dan tidak diizinkan untuk mengikuti Kongres UEFA pada 24 Maret 2015.

Soal hukuman tersebut, Tavecchio mengaku menghormati segala putusan dari UEFA dan siap menjalani hukuman tersebut. Namun, Tavecchio dengan tegas menyatakan bila hukuman itu tidak akan mempengaruhi posisinya sebagai presiden FIGC.

Bola Liga Terima Kasih Anda telah menyimak Berita bola berjudul Berkomentar Rasis, UEFA Hukum Presiden FIGC semoga bisa menambah info bola anda hari ini, bagikan pada teman anda di facebook, Twitter dan lainnya supaya Berita Bola Berkomentar Rasis, UEFA Hukum Presiden FIGC bisa lebih bermanfaat. Ikuti terus halaman bolaliga dan dapatkan berbagai Berita Bola TerKini setiap harinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here