Jelang Laga Kroasia vs Meksiko: Berebut Satu Tiket yang Tersisa

0
161
views
Jelang Laga Kroasia vs Meksiko: Berebut Satu Tiket yang Tersisa, Dengan prakiraan Brasil bakal memetik kemenangan melawan Kamerun di Estadio Nacional, Brasilia, partai antara Kroasia dan Meksiko di Arena Pernambuco, Senin (23/6) sore waktu setempat atau Selasa (22/6) dinihari WIB, menjadi penentu tim mana yang bakal menjadi runner-up grup alias tiket terakhir menuju babak 16 besar Piala Dunia 2014.
Jelang Laga Kroasia vs Meksiko: Berebut Satu Tiket yang Tersisa
Jelang laga ini, El Tri berada dalam posisi yang lebih menguntungkan, menempati peringkat kedua dengan jumlah 4 poin hasil satu kali menang lawan Kamerun dan bermain imbang 0-0 dengan Brasil. Artinya, Meksiko hanya membutuhkan hasil seri guna memastikan diri lolos ke babak knock-out. Sebaliknya, Vatreni, julukan Kroasia, hanya mempunyai satu opsi, wajib memetik kemenangan guna mengikuti jejak Brasil menyusul perolehan nilainya yang baru berjumlah 3 poin hasil kemenangan 4-0 lawan Kamerun dan kalah 1-3 dari Tim Samba.
Meski demikian, pelatih Meksiko Miguel Herrera menegaskan timnya bakal tetap mencari kemenangan saat melayani tantangan Luka Modric dkk. “Kami tidak berniat mencari hasil imbang, tapi kemenangan. Memang, hasil draw pun akan meloloskan kami. Tapi, jika kami berpikir seperti itu, maka kamilah yang bakal tersungkur. Karenanya, kami tetap berupaya mencari kemenangan,” tegas Herrera.
Masalahnya, terlepas dari status sebagai satu dari dua tim yang belum pernah kebobolan di fase grup, daya gedor lini depan Meksiko terbilang memprihatinkan, baru mampu mencetak satu gol ke gawang Kamerun. Kekhawatiran ini ditepis Herrera.
Dalam konferensi persnya, tampak jelas jika Herrera lebih mementingkan hasil ketimbang produktivitas gol. “Spanyol tampil sebagai juara dunia (2010) dengan hanya mencetak satu gol. Jadi, yang terpenting adalah mencetak gol lebih dahulu dan kemudian mempertahankan gawang dari kebobolan,” tegas Herrera.
Di lain pihak, kubu Kroasia sadar betul bahwasanya kemenangan adalah satu-satunya opsi yang masih tersedia bagi mereka untuk bisa meraih tiket ke babak 16 besar. Untuk itu, pelatih Niko Kovac bakal tetap menggantungkan harapannya pada tiga pemain bintang: kapten Ivan Rakitic, playmaker Modric, dan striker Mario Mandzukic.
Kapten Rakitic mengakui di laga lawan Meksiko, Kroasia wajib tampil sempurna jika ingin terus melanjutkan kiprahnya di Piala Dunia. “Tekanannya sama dengan ketika kami menjalani laga perdana. Kami butuh kemenangan guna lolos ke babak berikutnya. Kami tahu betul dengan hal itu. Kami pun sadar sulitnya melawan Meksiko. Karena itu, kami wajib bermain dengan sempurna untuk meraih kemenangan,” tegas Rakitic.
Sepanjang sejarah, kedua tim baru bertemu tiga kali. Dua di antaranya di laga persahabatan (1992 dan 1999) dan kedua-duanya dimenangkan Kroasia. Pertemuan terakhir terjadi di partai pembuka fase Grup G Piala Dunia 2002. Saat itu, Meksiko unggul tipis 1-0 lewat gol penalti Cuauhtemoc Blanco. Meksiko tampil sebagai juara grup, sementara Kroasia terjerembab di dasar klasemen.
Yang menarik, kedua tim sama-sama memiliki catatan buruk saat melakoni partai terakhir di fase grup. Dari tiga laga terakhir di fase grup di tiga Piala Dunia sebelumnya, 1998, 2002, dan 2006, Kroasia selalu gagal memetik kemenangan. Pun demikian halnya dengan Meksiko yang terakhir kali meraup 3 angka di laga terakhir penyisihan grup di Piala Dunia 1986.
Dengan niat tetap mencari kemenangan, pelatih Herrera kemungkinan besar tidak akan merombak komposisi starting line up-nya yang tampil luar biasa saat menahan imbang Brasil. Herrera pun dipastikan menaruh harapan besar pada kiper Guillermo Ochoa yang tercatat beberapa kali melakukan penyelamatan gemilang atas upaya Neymar dkk.
Sementara itu, pelatih Niko Kovac diyakini tidak akan mengganti komposisi the winning team yang sukses menghancurkan Kamerun. Namun, demi memburu kemenangan, boleh jadi Kovac akan sedikit mengubah formasi tim dengan menggeser posisi Mateo Kovacic sebagai holding midfielderdengan tujuan mendorong Rakitic dan Modric lebih ke depan guna mendukung kinerja dua pemain sayap Ivan Perisic dan Ivica Olic yang bertugas memberikan suplai pada striker tunggal Mario Mandzukic. Artikel terkait: Prediksi Skor Kroasia vs Meksiko 24 Juni 2014

Berita bola berjudul Jelang Laga Kroasia vs Meksiko: Berebut Satu Tiket yang Tersisa semoga bisa menambah update bola anda hari ini, bagikan pada teman anda di facebook, Twitter dan lainnya supaya update Berita Jelang Laga Kroasia vs Meksiko: Berebut Satu Tiket yang Tersisa bisa lebih bermanfaat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here