Jokowi Harus Hentikan Penghamburan Dana APBN di Kemenpora

0
184
views

Jokowi Harus Hentikan Penghamburan Dana APBN di Kemenpora Terbaru dari Bola Liga Jokowi Harus Hentikan Penghamburan Dana APBN di Kemenpora. Berita Sepak Bola terkini dari Bola Liga kali ini berbagi informasi bola terbaru dengan judul Jokowi Harus Hentikan Penghamburan Dana APBN di Kemenpora Sebagai tambahan Update terbaru hari ini, setelah anda membaca berita bola ini diharapkan anda bisa memberikan komentar yang sesuai atau berkaitan dengan isi berita yang kita bahas pada artikel ini, Bookmark dan tongkrongi terus halaman Bola Liga dan dapatkan bermacam berita sepak bola terbaru setiap harinya, Ok, tak perlu panjang lebar lagi berikut ini adalah ulasan lengkap dari Jokowi Harus Hentikan Penghamburan Dana APBN di Kemenpora :

Jokowi Harus Hentikan Penghamburan Dana APBN di Kemenpora 

Bola Liga-Mantan Deputi Kemenpora, Junusul Hairy meminta Presiden Joko Widodo menghentikan niat Kemenpora menghamburkan dana APBN dengan menggelar kegiatan yang tidak membuahkan hasil dan bukan menjadi wewenangnya. 

“Terus terang, saya selaku masyarakat olahraga sangat senang saat Presiden Jokowi menghadiri Turnamen Sepakbola Piala Presiden. Itu menjadi bukti bahwa perhatiannya sangat besar terhadap olahraga termasuk sepak bola. Makanya, saya minta Presiden harus menghentikan kegiatan Kemenpora yang menghamburkan dana APBN yang tidak bermanfaat bagi prestasi olahraga Indonesia,” kata Junusul Hairy di Jakarta, Jumat (11/9). 

Kegiatan Kemenpora menghamburkan dana yang harus dihentikan, kata Junusul, yakni menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang hasilnya tidak mungkin diakui FIFA dan Liga Santri Nusantara (LSN) yang bukan tanggung jawabnya. 

Menurut Junusul, menggelar KLB PSSI yang dibuat Tim Transisi itu jelas menghamburkan dana APBN karena FIFA pasti tidak akan mengakui hasilnya. “Di statuta FIFA kan sudah jelas bahwa FIFA tidak ingin ada intervensi pemerintah,” tegasnya. 

Untuk itu, Junusul mengusulkan agar Presiden memerintahkan Menpora Imam Nahrawi untuk mencabut SK Pembekuan PSSI. Dengan demikian, program pembinaan sepak bola bisa berjalan dan PSSI terbebas dari sanksi FIFA dan bisa mengikuti pertandingan internasional.  

“Memperbaiki tata kelola sepakbola bukan dengan cara menggelar KLB atau mengambil alih peran PSSI. Pemerintah itu kan tugasnya sebagai fasilitator dan regulator. Kalau memang ada penyimpangan harus diluruskan dan tangkap pelakunya,” jelasnya lagi. 

Berbicara tentang Liga Santri Nasional, kata Junusul, liga santri itu bukan tugas dan tanggung jawab Kemenpora tetapi wewenangnya Departemen Agama (Depag). 

“Dulu, Kemenpora pernah menggelar Pekan Olahraga Pondok Pesantren Nasional (Pospenas) tetapi sudah diambil alih Depag karena memang pembinaan Pondok Pesantren itu berada di bawahnya. Bahkan, saya itu termasuk salah seorang pencetus program liga santri namun program itu terpaksa dibatalkan. Lho sekarang kok malah mengambil alih tugas Depag yang anggarannya jauh lebih besar dari Kemenpora,” tambahnya.

Di tengah prestasi olahraga Indonesia mengalami penurunan dan menghadapi tuan rumah Asian Games 2018, kata Junusul, akan lebih baik jika dana itu diperuntukkan membangun tempat latihan cabang olahraga yang telah mengukir prestasi di Olimpiade dan Asian Games. “Angkat besi dan panahan yang telah mengukir prestasi di Olimpiade harusnya sudah memiliki tempat latihan seperti Padepokan Bulutangkis Indonesia di Cipayung. Begitu juga cabang karate yang jadi andalan di Asian Games,” katanya.

Meski sudah berprestasi, angkat besi, panahan dan karate tetap saja tidak mendapat perlakuan khusus. Tempat latihan ketiga cabang ini tidak semegah prestasinya. “Silahkan saja lihat kondisi tempat latihan angkat besi dan karate di Stadion Utama GBK yang cukup mengenaskan. Begitu juga panahan yang kalau hujan terpaksa menunda latihan,” jelasnya. 

“Menpora Imam Nahrawi mestinya lebih memprioritaskan tempat latihan dibanding membuang anggaran APBN dengan terus berkutat pada tata kelola sepakbola yang menjadi tanggung jawab KONI. Olahraga itu bukan Sepakbola saja,” tambahnya.

Berita Bola – m | Bola Liga Sumber: Berita Bola – Terima Kasih Anda telah menyimak Berita bola berjudul Jokowi Harus Hentikan Penghamburan Dana APBN di Kemenpora semoga bisa menambah info bola anda hari ini, bagikan pada teman anda di facebook, Twitter dan lainnya supaya update Jokowi Harus Hentikan Penghamburan Dana APBN di Kemenpora bisa lebih bermanfaat. Ikuti terus halaman bolaliga dan dapatkan berbagai Berita Bola setiap harinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here