Korupsi Kemenpora Proyek Rp 76 Milyar, Kejagung Tetapkan 2 Tersangka

0
4714
views

Korupsi Kemenpora Proyek Rp 76 Milyar, Kejagung Tetapkan 2 Tersangka Terbaru dari Bola Liga Korupsi Kemenpora Proyek Rp 76 Milyar, Kejagung Tetapkan 2 Tersangka. Berita Sepak Bola terkini dari Bola Liga kali ini berbagi informasi bola terbaru dengan judul Korupsi Kemenpora Proyek Rp 76 Milyar, Kejagung Tetapkan 2 Tersangka Sebagai tambahan Update terbaru hari ini, setelah anda membaca berita bola ini diharapkan anda bisa memberikan komentar yang sesuai atau berkaitan dengan isi berita yang kita bahas pada artikel ini, Bookmark dan tongkrongi terus halaman Bola Liga dan dapatkan bermacam berita sepak bola terbaru setiap harinya, Ok, tak perlu panjang lebar lagi berikut ini adalah ulasan lengkap dari Korupsi Kemenpora Proyek Rp 76 Milyar, Kejagung Tetapkan 2 Tersangka :

JAKARTA,Bola Liga-Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menetapkan dua orang tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan Sarana Olahraga Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Kemenpora berupa peralatan sport science tahun anggaran 2011 senilai Rp 76.204.485.500 atau Rp 76,2 miliar.

Kedua tersangka Rino Lade alias RL selaku Direktur Utama PT Artha Putra Arjuna sekaligus mantan Direktur Utama PT Suramadu Angkasa Indonesia dan Brahmantory, mantan Asisten Deputi Pengembangan Prasarana dan Sarana Olahraga Kemenpora.

“Dua tersangka telah ditetapkan terkait kasus tindak pidana korupsi dalam pengadaan sarana olahraga Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Kemenpora tahun anggaran 2011,” ucap Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Tony T Spontana

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka melalui Surat Perintah Penyidikan tertanggal 3 Juni 2015. Sprindik untuk Rino bernomor Print-49/F.2/Fd.1/06/2015 sementara untuk Brahmantory bernomor Print-50/F.2/Fd.1/06/2015.

“Dari hasil penyelidikan ditemukan adanya penyalahgunaan dalam kegiatan P3SON tahun 2011 berupa peralatan sport science di Kemenpora dengan nilai kontrak kurang lebih Rp 76.204.485.500,” ujar Tony.

Penyelidikan itu berasal dari Laporan Hasil Penyelidikan (LHP) KPK yang dilimpahkan ke Kejagung pada 18 Februari 2015. Kemudian jaksa penyidik pun mempelajari LHP itu dan menetapkan tersangkanya.

Kasus ini bermula ketika Kemenpora melakukan pengadaan sarana olahraga P3SON berupa peralatan sport science di tahun 2011. Ketika berlangsung, jaksa menduga ada penyimpangan dalam proses lelang yang tidak sesuai dengan prosedur yang berlaku. Di dalam proyek ini juga terjadi penyimpangan prosedur, seperti dalam proses lelang dan pihak Kemenpora telah melakukan pembayaran 100 persen kendati pihak perusahaan pemenang lelang belum menyelesaikan pekerjaan

“Ada penyimpangan dalam proses lelang serta pekerjaan belum selesai tetapi pembayaran telah dilakukan 100 persen. Tim penyidik saat ini tengah menyusun dan mempersiapkan rencana pelaksanaan penyidikan,” pungkas Tony.

Hasil pengembangan penyelidikan, jaksa menemukan dugaan pelanggaran dalam proyek pengadaan peralatan sport science di beberapa universitas yang dilaksanakan Kemenpora itu.

KPK pernah menjerat sejumlah tersangka proyek pembangunan Wisma Atlet di Palembang dan proyek P3SON di Hambalang, Bogor yakni Muhammad Nazaruddin, Angelina Sondakh, Anas Urbaningrum hingga mantan Menpora Andi Mallaran

Berita Bola – m | Bola Liga Sumber: Berita Bola – Terima Kasih Anda telah menyimak Berita bola berjudul Korupsi Kemenpora Proyek Rp 76 Milyar, Kejagung Tetapkan 2 Tersangka semoga bisa menambah info bola anda hari ini, bagikan pada teman anda di facebook, Twitter dan lainnya supaya update Korupsi Kemenpora Proyek Rp 76 Milyar, Kejagung Tetapkan 2 Tersangka bisa lebih bermanfaat. Ikuti terus halaman bolaliga dan dapatkan berbagai Berita Bola setiap harinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here