Mondok di Pesantren, Trio Pemain Madura United Mengaku Punya Kesan Khusus

0
13
views

Mondok di Pesantren, Trio Pemain Madura United Mengaku Punya Kesan Khusus Ragam Info Terbaru dari Bola Liga kali ini berjudul Mondok di Pesantren, Trio Pemain Madura United Mengaku Punya Kesan Khusus. Berita Sepak Bola indonesia tersaji dalam kategori Bola Indo Menjadi tambahan Update terbaru hari ini, setelah anda membaca berita bola ini diharapkan anda bisa memberikan komentar yang sesuai atau berkaitan dengan isi berita yang kita bahas pada artikel ini, Bookmark dan tongkrongi terus halaman Bola Liga dan dapatkan bermacam berita sepak bola terbaru setiap harinya, Ok, tak perlu panjang lebar lagi berikut ini adalah ulasan lengkap dari Mondok di Pesantren, Trio Pemain Madura United Mengaku Punya Kesan Khusus :

Bola Liga

Bolaliga.org– Tiga pemain Madura United yakni Gilang Ginarsa, Ahmad Maulana Putra dan Bayu Gatra mengutarakan pendapatnya usai melaksanakan kegiatan mondol di Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata, Desa Panaan. Ketiganya mengaku punya kesan khusus untuk disalurkan melalui perjuangan Madura United di atas lapangan.

Program sosial yang manajemen Madura United yakni “Madura adalah Santri” cukup mendapat antusiasme yang luar biasa. Seperti diketahui trio Laskar Sape Kerrab yakni Gilang Ginarsa, Ahmad Maulana Putra dan Bayu Gatra baru saja melakukan kegiatan mondok di Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata pada Selasa (2/8) selama sehari semalam.

Kesan khusus pun didaptakan masing-masing pemain. Seperti Gilang Ginarsa dan Ahmad Maulana Putra yang mengaku mendapat wejangan dari hasil berbaur mereka dengan para santri.

“Kami merasa sangat senang berada disana, Lora Tohir (salah satu putra pengasuh pesantren) sangat enak memberikan motivasi dan semangat. Kami mendapatkan banyak pelajaran penting dari pesantren,” ujar Gilang seperti dilansir dari beritajatim.

“Sempat tanya kepada pengurus sumbangan untuk pesantren setiap bulan hanya Rp 25 ribu. Tapi sekalipun murah, ternyata pelayanan yang diberikan pesantren tidak murahan. Seluruh kegiatan yang dijalankan semuanya memiliki pengawas, belum lagi wejangan kiai sangat menenteramkan,” ujar Ahmad Maulana Putra.

Sementara selain belajar ilmu-ilmu agama serta sosial di Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata, Bayu Gatra pun mendapatkan teman diskusi dalam hal membicarakan sepak bola Indonesia. Adalah Mohammad Tohir Zain Abdul Hamid, salah satu Dewan A’wan Pondok yang menjadi rekan dekat pemain asal Jember tersebut.

“Beliau (Gus Tohir) pintar dan banyak tahu juga soal sepakbola, bahkan kami juga kagum dengan pemahamannya seputar sepakbola. Lebih-lebih kami jarang bertemu dengan para kiai,” ucap Bayu Gatra.

“Kami ikut mendoakan semoga Madura United menjadi juara ISC, tapi jangan sampai sombong dan congkak. Terus terang kami sangat suka cara main Madura United,” ujar Mohammad Thohir mengamini pernyataan seluruh penggawa Laskar Sape Kerrab.

Madura United sendiri saat ini masih menempati puncak klasemen sementara gelaran TSC 2016. Anak asuh Gomes de Oliviera mampu meraup 30 poin dari 13 laga, berselisih dua angka dari pesaing terdekatnya, Arema Cronus.

Berita Bola – | Bola Liga

Terima Kasih Anda telah menyimak Berita bola berjudul Mondok di Pesantren, Trio Pemain Madura United Mengaku Punya Kesan Khusus semoga bisa menambah info bola anda hari ini, bagikan pada teman anda di facebook, Twitter dan lainnya supaya update di atas bisa lebih bermanfaat. Ikuti terus halaman bolaliga dan dapatkan berbagai Berita Bola setiap harinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here