Semua Pihak Kecewa Sepakbola PraPON Tidak Bisa Digelar

0
165
views

Semua Pihak Kecewa Sepakbola PraPON Tidak Bisa Digelar Terbaru dari Bola Liga Semua Pihak Kecewa Sepakbola PraPON Tidak Bisa Digelar. Berita Sepak Bola terkini dari Bola Liga kali ini berbagi informasi bola terbaru dengan judul Semua Pihak Kecewa Sepakbola PraPON Tidak Bisa Digelar Sebagai tambahan Update terbaru hari ini, setelah anda membaca berita bola ini diharapkan anda bisa memberikan komentar yang sesuai atau berkaitan dengan isi berita yang kita bahas pada artikel ini, Bookmark dan tongkrongi terus halaman Bola Liga dan dapatkan bermacam berita sepak bola terbaru setiap harinya, Ok, tak perlu panjang lebar lagi berikut ini adalah ulasan lengkap dari Semua Pihak Kecewa Sepakbola PraPON Tidak Bisa Digelar :
Bola Liga

Bola Liga-Hampir seluruh kualifikasi PON 2016 gagal digelar hingga saat ini. Hal ini karena Polda di daerah menarik izin pertandingan usai diberitahu Mabes Polri yang sebelumnya mendapat tembusan surat dari tim Transisi.

Lima zona gagal melaksanakan event milik KONI yang pelaksanaannya diberikan kepada PSSI yakni Jawa (Jateng), Kalimantan (Kalsel), Bali, dan Sulawesi (Sulbar). Namun, untuk zona Papua dapat menjalankan laga Pra Pon.

Seperti diketahui, sebelumnya tim Transisi mengirimkan Surat bernomor 175/TT-KEMENPORA/IX/2015 kepada seluruh Asprov dengan tembusan kepada Mabes Polri yang isinya Asprov harus tunduk di bawah Tim Transisi, jika dilanggar, maka mereka akan mengambil tindakan hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ketua Umum Asprov PSSI Jawa Tengah, Johar Lin Eng mengatakan pihaknya sudah melakukan prosedur yang benar untuk mendapatkan izin dari pihak kepolisian. Ia menyayangkan batalnya pertandingan tersebut. ““Kami tegaskan, kami hanya tunduk kepada PSSI dan KONI bukan ke tim Transisi. Sampai kapanpun, kami tidak akan tunduk kepada tim Transisi,” kata Johar.

Senada dengan Johar, Sekum Asprov PSSI Kalsel, Baktiansyah  kecewa dengan batalnya laga Pra PON. “Kami sudah habiskan anggaran banyak. Kami sudah berdarah-darah dan sangat kecewa. Kita ingin tim Transisi bertanggung jawab mengganti kerugian kita semua. Kenapa sih harus dihentikan. Kalau bijak, biarkan saja main. Kami sudah jauh-jauh datang ke Banjarmasin. Psikologis anak-anak pasti down dengan hasil ini,” beber Baktiansyah.

Menanggapi penundaan ini, Sekjen PSSI, Azwan Karim menyakan bahwa PSSI menunda laga Pra PON yang tidak dapat menggelar pertandingan. “PSSI menunda jadwal Pra PON di zona yang tidak mendapatkan izin. Sedangkan zona yang dapat izin, PSSI mempersilahkan untuk terus berjalan dan sah sebagai pertandingan Kualifikasi PON,” kata Sekjen PSSI, Azwan Karim.

“Selanjutnya kami akan koordinasikan ke anggota Komite Eksekutif PSSI soal penyelenggaraan. Nantinya lewat putusan Komite Eksekutif kita akan ketahui lanjutan kualifikasi PON ini. Apakah tetap per area atau regional atau dikumpulkan dan dijadikan kualifikasi,” tambah Azwan Karim.

Deputi Sekjen PSSI, Budi Setiawan menyatakan tim Transisi terus saja mempersulit penyelenggaraan Pra PON. Apalagi Pra PON adalah eventnya KONI yang notabene bagian dari pemerintah.

“Pra PON ini secara stuktural bukan even PSSI tapi even dari KONI. Tapi, sesuai dengan amanah dari KONI, secara teknis Pra PON itu pelaksanaannya diserahkan ke PB dalam hal ini PSSI,” kata Budi Setiawan.

“Jika ingin menghalang-halangi karena ada permasalahan dengan PSSI, ya mereka akan berhadapan dengan aset sepakbola di daerah. Mereka akan berhadapan dengan Pemda, dan masyarakat setempat. Lihat sekarang, mau main sepakbola dihalangi sedemikian rupa. Biarkan masyarakat yang menilai. Apa benar apa yang dilakukan Tim Transisi ini?,” beber Budi.

“Ini kok hukum tata negara kita, yakni pemerintahan di daerah bisa diatur dengan secarik kertas dari Tim Transisi? Saat ini sudah ada hak otonomi daerah. Tim Transisi juga bisa dinyatakan penyebab pemborosan anggaran, karena tim-tim Pra PON itu sudah melakukan TC yang tetunya memakai dana dari uang negara. Selain itu, KONI juga bagian dari pemerintah, masa sesama pemerintah saling sikut,” ucap Budi.

Sementara itu, Ketua Umum KONI, Tono Suratman membantah telah sepakat dengan Tim Transisi bersama-sama menggelar laga Pra PON. “Pertemuan menang dihadiri pak Inu Nugroho (Wakil Ketua Umum), tapi bukan berarti menjadi keputusan. Itu sekadar pertemuan dan hanya diskusi. Untuk saat ini, KONI tidak sepakat dengan Tim Transisi. Sudah jelas Tim Transisi tidak ada dalam struktur PON,” jelas Tono Suratman, Selasa (6/10).

“Tim Transisi tidak punya perangkat pertandingan yang bisa membantu terselenggaranya kualifikasi. Perangkat pertandingan nanti punya Asprov yang berada di bawah PSSI,” ungkap Tono.

Sebelumnya, Tono sangat kecewa dengan gagalnya laga Pra PON ini. “KONI sangat prihatin dengan hal ini, kami kecewa adanya campur tangan tim Transisi dalam pelaksanaan Pra PON sepak bola. Apalagi pengaturan jadwal Pra PON sudah diatur oleh PB PON dan KONI,” kata Tono Suratman, Senin (5/10).

Tono membeberkan bahwa pelaksanaan Pra PON cabor sepak bola memang diserahkan kepada PSSI. Namun, KONI dan PB PON menjadi penanggung jawabnya.

“Sikap tim Transisi jelas menyalahi aturan. Tim Transisi tidak seharusnya berada dalam PON karena memang mereka tidak termasuk dalam organisasi Pra PON. Tim Transisi juga sudah merusak jadwal pertandingan dan itu sangat tidak baik dalam pembinaan prestasi ke depan,” tambah Tono.

Berita Bola – m | Bola Liga
Sumber: Bola Nasional – Terima Kasih Anda telah menyimak Berita bola berjudul Semua Pihak Kecewa Sepakbola PraPON Tidak Bisa Digelar semoga bisa menambah info bola anda hari ini, bagikan pada teman anda di facebook, Twitter dan lainnya supaya update Semua Pihak Kecewa Sepakbola PraPON Tidak Bisa Digelar bisa lebih bermanfaat. Ikuti terus halaman bolaliga dan dapatkan berbagai Berita Bola setiap harinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here