Treble Winners Pramusim, Bukti Arsenal Siap Bersaing

0
208
views

Treble Winners Pramusim, Bukti Arsenal Siap Bersaing Bolaliga.org Website Khusus Sepak bola yang mengulas Treble Winners Pramusim, Bukti Arsenal Siap Bersaing serta Berita Bola Terupdate, Prediksi Skor Bola Jitu dan akurat serta jadwal bola yang akan terus diperbarui setiap harinya. Berita Sepak Bola terkini dari Bola Liga kali ini berbagi informasi bola terbaru dengan judul Treble Winners Pramusim, Bukti Arsenal Siap Bersaing Sebagai tambahan Update terbaru hari ini, setelah anda membaca berita bola ini diharapkan anda bisa memberikan komentar yang sesuai atau berkaitan dengan isi berita yang kita bahas pada artikel ini, Bookmark dan tongkrongi terus halaman Bola Liga dan dapatkan bermacam berita sepak bola terbaru setiap harinya, Ok, tak perlu panjang lebar lagi berikut ini adalah ulasan lengkap dari Treble Winners Pramusim, Bukti Arsenal Siap Bersaing :

Arsenal v Aston Villa - FA Cup FinalKLUB asal London Utara, Arsenal, diprediksi akan menjadi salah satu penantang serius gelar juara Premier League musim depan. Keyakinan ini muncul menyusul penampilan spektakuler Meriam London di laga pramusim.

Dalam lima pertandingan, pasukan Arsene Wenger tak sekalipun menelan kekalahan. Hasil sempurna ini membawa London Merah mengangkat tiga trofi, yakni Barclays Asia Trophy, Emirates Cup dan terakhir FA Community Shield.

Trofi terakhir tentu menjadi yang teristimewa dan memiliki banyak makna. Pasalnya, lawan Arsenal di Stadion Wembley adalah Chelsea – klub yang sulit ditaklukkan sejak 2011 atau dalam 14 pertemuan.

Sebagaimana diketahui, Jose Mourinho seperti sebuah kutukan bagi pelatih Arsene Wenger yang selalu gagal mengemas poin sempurna. Akan tetapi, segalanya berakhir setelah gol tunggal Alex-Oxlade Chamberlain di menit 24. Praktis, kemenangan atas London Biru melambungkan rasa percaya diri para personel The Gunners dalam menatap kompetisi Premier League musim depan.

Berlabuhnya Legenda Chelsea

Sang Profesor pasif di meja transfer musim panas ini. Hanya satu nama yang ia labuhkan, Petr Cech. Uang yang digelontorkan pun tak terlalu besar untuk kiper sekaliber Cech yang sukses mengangkat sederet trofi dan penghargaan pribadi, yakni hanya 10 juta pounds atau sekira Rp210 miliar.

Fakta ini berbeda dengan yang dilakukan para klub pesaing, seperti Manchester United dan Liverpool. Kedua klub sama-sama royal dalam mendatangkan pemain. Setan Merah misalnya, klub asal kota industri itu mendatangkan lima pemain, sebut saja Memphis Depay, Morgan Schneidelin, Bastian Schweinteiger, Matteo Darmian, dan terakhir kiper Timnas Argentina, Sergio Germán Romero.

Namun, tak bisa dipungkiri bila pembelian legenda Chelsea, Petr Cech membangkitkan gairah dan asa seluruh elemen London Merah. Baik ofisial tim, pemain, fans bahkan klub lawan yakin, Cech dapat menjadi “juru selamat” Arsenal dalam menghapus dahaga gelar Premier League yang terakhir mereka raih musim 2004.

“Petr merupakan kiper yang sangat bagus dan sarat pengalaman. Dia memiliki kualitas dan kiper yang lengkap. Saya pikir Arsenal bisa menantang memperebutkan titel Premier League dan kami begitu mengharapkannya,” kata Mathieu Debuchy dalam laman resmi klub, Jumat 10 Juli 2015.

“Cech akan memperkuat dan mengamankan 12 atau 15 poin untuk Arsenal dalam semusim. Ia seorang profesional luar biasa musim lalu. Saat pertama kali masuk ke klub (Chelsea), dia begitu spektakuler. Dia pantas mendapat kredit untuk itu,” tutur kapten Chelsea, John Terry seperti dilansir talkSPORT, Senin 22 Juni 2015.

Cech dinilai sebagai senjata utama kesuksesan Arsenal menumbangkan Chelsea di partai Community Shield. Tercatat, kiper Timnas Republik Ceko itu menyelamatkan 14 peluang yang diciptakan The Blues – mantan klubnya. Salah satunya terjadi di menit 69, saat Cech sukses menghalau tendangan bebas Oscar dos Santos.

Wajar apabila kemudian Cech dinilai sebagai pembelian terbaik pada jendela transfer musim panas ini. Bek legendaris United, Rio Ferdinand mengatakan bahwa pembelian Cech merupakan bisnis terbaik di Premier League musim panas ini.

“Arsenal melakukan penandatanganan terbaik. Saya akan tetap mengatakan itu meski Arsenal hanya mendatangkan Petr Cech. Dia penandantanganan terbaik di Premier League dan pemain penting. Ada tanggung jawab besar dalam posisi penjaga gawang. Dengan seorang Cech, Arsenal punya kesempatan yang lebih baik,” tegas Ferdinand, dilansir Sportsmole, Senin 3 Agustus 2015.

 

Badai Cedera dan Inkonsistensi si London Merah

Kepergian sebagian pemain bintang dalam beberapa musim terakhir, tak lagi menjadi masalah krusial. Sebab, Meriam London mulai rajin mendatangkan pemain dengan label yang sama, sebut saja Mesut Ozil dari Real Madrid, Alexis Sanchez dari Barcelona, dan terbaru Petr Cech dari Chelsea.

Arsenal saat ini tengah dinaungi rasa percaya diri yang tinggi. Banyak kalangan mulai meyakini, klub asal Ibu Kota Inggris itu akan menyudahi puasa gelar di ajang Premier League dan bukan tak mungkin berbicara banyak di panggung bergengsi Eropa, Liga Champions.

Akan tetapi, Arsenal masih dinaungi problema yang sama di setiap musimnya, badai cedera pemain dan inkonsistensi. Maraknya cedera pemain bahkan sampai harus ditangani Chief Executive Arsenal, Ivan Gazidis, dalam pertemuan kuartal para pemegang saham.

Cedera pemain bukan hanya menjadi momok menakutkan bagi klub, tetapi juga membuat Gooners frustrasi. Akibat hal ini, Arsenal yang sempat memimpin Premier League dalam beberapa pekan harus tergelincir dan merelakan posisi mereka direbut klub rival.

Musim lalu misalnya, Arsenal harus kehilangan sederet pemain andalan, sebut saja sang kapten Mikel Arteta, Jack Wilshere,Tomas Rosicky, Mesut Ozil, Calum Chambers, Nacho Monreal, Aaron Ramsey, Laurent Koscielny, serta Alex Oxlade-Chamberlain.

Pendiri Premier Injuries Ltd dan pemimpin pusat data analisis cedera olahraga, Ben Dinnery, bekerja sama dengan beberapa klub telah menyusun database perbandingan cedera Premier League dalam satu dekade terakhir.

Dalam statistik yang dirilis Dinnery, menunjukkan bahwa Meriam London mengalami masalah cedera pada level yang sangat tinggi. Hal yang sama seperti yang dialami Newcastle United, Tottenham Hotspur, dan Manchester United.

Hasil penelitian selama 11 musim pada periode 2003-04 hingga 2013-14, Arsenal menderita 312 cedera serius dan menyebabkan pemain harus absen selama 10 hari atau lebih. Angka tersebut 100 kali lebih besar dibanding Chelsea. Jumlah cedera pemain Arsenal berada di atas rata-rata Premier League selama 10 dari 11 musim, termasuk tujuh musim terakhir.

“Saya benar-benar percaya, kami memiliki kualitas untuk mencapai prestasi besar. Tidak mudah melalui semua pertandingan dengan begitu banyak kondisi pemain yang cedera dan saya percaya dengan kualitas yang dimiliki tim,” ungkap Mathieu Flamini kepadaDaily Star, 16 Desember 2014.

Selain masalah cedera pemain, Arsenal juga kerap tampil inkonsisten. Awal musim 2014-2015, klub dengan 13 gelar Premier League itu tampil terseok-seok. Namun, fakta tersebut berubah setelah Hari Natal, di mana Arsenal seolah tampil kesetanan dan dibuktikan dengan trofi FA Cup.

“Anda bisa mengatakan bahwa mereka memperagakan permainan yang lebih baik karena ketika mereka dalam performa puncak, tidak ada yang bisa mengalahkan mereka. Arsenal memainkan sentuhan satu-dua yang fantastis, tapi mereka kurang konsisten,” kata kiper legendaris, David Seaman.

Perkiraan formasi Arsenal musim 2015-2016 (4-3-3): Cech; Nacho, Mertesacker, Koscielny, Bellerin; Ozil, Cazorla/Wilshere, Coquelin/Ramsey; Oxlade-Chamberlain, Walcott, Giroud/Welbeck.

Berita Bola bolaliga.org | Terbaru Hari Ini Sumber: Berita Bola – Terima Kasih Anda telah menyimak Berita bola berjudul Treble Winners Pramusim, Bukti Arsenal Siap Bersaing semoga bisa menambah info bola anda hari ini, bagikan pada teman anda di facebook, Twitter dan lainnya supaya update Treble Winners Pramusim, Bukti Arsenal Siap Bersaing bisa lebih bermanfaat. Ikuti terus halaman bolaliga dan dapatkan berbagai Berita Bola setiap harinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here